Puisi Kemarin Siang

layar yang membayang senyuman tadi siang
saat aku sibuk nyetrika
mengambang lalu di atas plafon kamar
padahal mata malam sudah buta

perapian mati di sudut sini
kuyup sudah oleh minyak-minyak tak asing
dan terpantik sudah akhirnya--
rindu-rindu yang tak akan dibayar

//

00.33
Yk, 20/04/24


Comments