Sebuah Kisah
begitulah ia selama bertahun-tahun
padang ilalang di dadanya masih terpatri
pantang layu, mati, gugur, meranggas
ya karena bukannya pohon jati juga
padang ilalang di dadanya masih terpatri
pantang layu, mati, gugur, meranggas
ya karena bukannya pohon jati juga
terus berjalan tanpa batas
kadang berlari, kadang ngesot-ngesot
pernah juga merayap ala gerilyawan
demi meraih tangan sang puspa. sekali saja.
namun di ujung ada pelangi
setelah melewati angin badai bertahun
dapat juga digenggamnya tangan sang puspa
seerat-eratnya. dalam langit kuburnya.
//
Kuningan, 2023.

Comments
Post a Comment